IPB menjadi Anggota Technology and Innovation Support Center (TISC) WIPO

 MoU TISC 1_resize MoU TISC 3 resize

Selasa, 31 Oktober 2017, Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi menjadi salah satu anggota Technology and Innovation Support Centers (TISC) World Intelectual Property Organization (WIPO) sebagai Host Institution. Bergabungnya IPB sebagai salah satu Host Institution di Indonesia disahkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor IPB dengan Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.  Continue reading

Posted in Post | Leave a comment

KONSEP PENGELOLAAN, FUNGSI, DAN AKTIVITAS SCIENCE AND TECHNOLOGY PARK (STP)

Perbandingan beberapa STP dan Konsep Pengembangan IPB Science Techno Park [1]

Oleh: Mhd Hendra Wibowo[2]

Berdasarkan sejarahnya, Science and Technology Park (STP) atau Taman Sains dan Teknologi (TST) pertama kali didirikan oleh Stanford University pada tahun 1951 dengan nama Stanford Industrial Park, yang telah mengubah kawasan Silicon Valley dari salah satu wilayah termiskin di Amerika Serikat menjadi pusat teknologi, keuangan, pendidikan dan penelitian global. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di dalam situs web-nya merangkum beberapa definisi STP sebagai berikut:

  • menurut International Association of Science Parks (IASP), taman sains adalah sebuah organisasi yang dikelola oleh para profesional berkeahlian khusus, yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budaya inovasi dan daya saing bisnis dan institusi berbasis pengetahuan.
  • menurut United Kingdom Science Park Association (UKSPA), taman sains adalah dukungan bisnis dan inisiatif alih teknologi yang mendorong dan mendukung start-up dan inkubasi inovasi, serta bisnis berbasis pengetahuan.
  • American Association of University Research Parks mendefinisikan taman riset (research park) secara eksplisit sebagai properti dan bangunan yang dirancang terutama untuk fasilitas riset dan pengembangan pribadi/publik, teknologi tinggi dan perusahaan berbasis sains, serta layanan pendukung lainnya.

Di Indonesia, pengembangan STP telah didorong oleh Pemerintah sejak tahun 2002, yang diatur dalam Undang-undang Nomor 18 tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (UU 18/2002). Pasal 14 UU 18/2002 menyatakan bahwa “Pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau badan usaha dapat membangun kawasan, pusat peragaan, serta sarana dan prasarana ilmu pengetahuan dan teknologi lain untuk memfasilitasi sinergi dan pertumbuhan unsur-unsur kelembagaan dan menumbuhkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi di kalangan masyarakat”. Pasal ini memberikan kesempatan dan mendorong semua pihak, pemerintah dan swasta untuk mengembangkan sarana dan prasarana ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti kawasan ilmu pengetahuan dan teknologi (science and technology park) yang dapat memfasilitasi sinergi dan pertumbuhan serta interaksi unsur kelembagaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pusat peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat menumbuhkan kecintaan dan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, pengembangan STP dinilai sebagai langkah strategis bangsa dalam mendorong hilirisasi hasil riset dan teknologi dari perguruan tinggi dan lembaga riset dan pengembangan (risbang) agar dapat dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat. Pengembangan STP menjadi bagian dari visi misi Presiden RI yang tertuang dalam Nawa Cita ke-6, yaitu membangun sejumlah science and techno park di daerah-daerah, politeknik dan SMK-SMK dengan prasarana dan sarana dengan teknologi terkini. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 telah menetapkan akan membangun 100 buah STP di seluruh wilayah Indonesia.

Institut Pertanian Bogor (IPB) telah memperkenalkan secara resmi IPB Science Techno Park yang berlokasi di kampus IPB Taman Kencana, Kota Bogor pada September 2016 dalam rangka Dies Natalis IPB ke-53. IPB Science Techno Park merupakan area terintegrasi untuk penelitian, pengembangan dan komersialisasi produk pertanian, kelautan, dan biosains tropika yang didukung fasilitas terkonsolidasi, infrastruktur yang sangat baik, efektivitas aturan dan regulasi yang kondusif. IPB Science Techno Park dikelola secara profesional dan nantinya akan menjadi salah satu anak perusahaan PT Bogor Life Science and Technology (PT BLST), perusahaan induk IPB. Pembangunan dan pengembangan IPB Science Techno Park terus dilakukan, baik secara fisik (bangunan) mupun konsep, termasuk konsep pengelolaan, fungsi, dan aktivitasnya. Kajian ini dilakukan untuk memberikan masukan kepada PT BLST dalam mengembangkan konsep pengelolaan, fungsi, dan aktivitas IPB Science Techno Park. Kajian dilakukan berdasarkan studi literatur dengan membandingkan fungsi dan aktivitas beberapa STP dan menganalisisnya menjadi suatu rumusan konsep pengembangan IPB Science Techno Park.

Lebih detail lihat artikel KONSEP PENGELOLAAN, FUNGSI, DAN AKTIVITAS SCIENCE AND TECHNOLOGY PARK

[1] Studi literatur dalam rangka meninjau konsep pengembangan IPB Science Techno Park tahun 2017.

[2] Koordinator HKI dan Inovasi, Direktorat Riset dan Inovasi IPB.

Posted in Post | 1 Comment

Menerima Kunjungan Kepala Balitbangda Provinsi Papua

Balitbangda Papua

Tanpa ada perjanjian pada hari-hari sebelumnya, pada hari Senin, 11 September 2017, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua, Bapak Omah Laduani Ladamai, berkunjung ke kantor Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB untuk meng-inisiasi kerjasama pengembangan nilai tambah dari produk-produk berbasis bahan baku dan keunggulan lokal. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi di booth IPB saat acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 di Makassar (10 Agustus 2017). Pada intinya Bapak Laduani berharap dapat bekerjasama dengan IPB dalam pengembangan inovasi untuk memberikan nilai tambah terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh Provinsi Papua, seperti ubi jalar dan sagu.

Posted in Post | 1 Comment

Sosialisasi Kekayaan Intelektual (KI) dalam Kegiatan IIEE 2017

Subdit Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Inovasi – Direktorat Riset dan Inovasi IPB (Sentra KI IPB), turut berpartisipasi dengan mengisi salah satu booth di kegiatan IPB Innovation & Entrepreneurship Expo (IIEE) 2017. Kegiatan sejenis IIEE selalu dilaksanakan oleh IPB setiap tahun dalam rangka diseminasi dan hilirisasi inovasi IPB, meskipun dengan bentuk dan nama yang berbeda. Tahun 2017, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian acara Dies Natalis IPB ke-54 pada tanggal 8-10 September 2017 di salah satu Pusat Perbelanjaan terbesar di Bogor, yaitu di Mall Botani Square.

Booth Subdit HKI dan Inovasi DRI IPB memberikan jasa layanan konsultasi tentang KI, khususnya terkait proses pendaftaran atau pengurusan KI kepada para pengunjung IIEE 2017. Informasi yang ditanyakan oleh para pengunjung booth Subdit HKI dan Inovasi DRI IPB cukup beragam, ada yang hanya sekedar ingin tahu apa itu KI, tetapi ada yang cukup serius dan detail tentang proses pendaftaran KI ke DJKI, yang sebagian besar bertanya tentang Merek.

Kegiatan seperti IIEE ini sangat bagus dan menjadi sarana untuk meng-edukasi masyarakat tentang KI, apalagi jika dilaksanakan di salah satu pusat perbelanjaan (mall). Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat ditindaklanjuti oleh tim Subdit HKI dan Inovasi DRI IPB, sehingga dapat terjalin kerjasama dengan masyarakat luas. Continue reading

Posted in Post | 5 Comments

IPB Innovation and Entrepreneurship Expo (IIEE) 2017

Poster IIEE 2017 REV 5

Continue reading

Posted in Post | Leave a comment

IPB Raih 3 Penghargaan pada HAKTEKNAS 2017

Alhamdulillah wa syukurillah, segala puji bagi Allah dan bersyukur kepada Allah SWT, lengkap sudah penghargaan yang diterima oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) di bidang Kekayaan Intelektual (KI) dan inovasi, khususnya selama dua periode (2008-2012 dan 2013-2017) kepemimpinan Prof Dr Herry Suhardiyanto (Rektor IPB), Prof Dr Anas M Fauzi (Wakil Rektor bidang Riset dan Kerjasama IPB), dan Prof Dr Iskandar Z Siregar (Direktur Riset dan Inovasi IPB). Pada puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) yang ke-22, 10 Agustus 2017, di Makassar – Sulawesi Selatan, IPB meraih tiga penghargaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), yaitu anugerah Widyapadhi, Sentra KI Perguruan Tinggi Produktif, dan Perguruan Tinggi Mitra Peneliti Asing Terbaik. Continue reading

Posted in Post | Leave a comment

Tenant sebagai Bagian dari Science and Technology Park (STP)

Science and Technology Park (STP) menjalankan fungsi antara lain melakukan transfer teknologi antara perguruan tinggi, lembaga litbang, dan industri; memfasilitasi penciptaan dan pertumbuhan perusahaan berbasis inovasi melalui proses inkubasi dan spin-off; dan menyediakan layanan bersama untuk meningkatkan nilai tambah dengan ruang dan fasilitas berkualitas tinggi. Tenant merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu STP, karena kinerja suatu STP salah satunya diukur dari keberhasilan STP dalam membina Tenant-tenant-nya dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Continue reading

Posted in Post | 1 Comment

Orasi Ilmiah Prof Deni Noviana


IMG_20170722_103553

Penyampaian orasi ilmiah Prof Drh Deni Noviana, PhD pada Sabtu, 22 Juli 2017 di Auditorium AH Nasoetion Kampus IPB Dramaga, Bogor. SELAMAT Prof Deni Noviana atas orasi ilmiahnya. Prof Deni adalah atasan langsung Hendra saat Beliau menjabat sebagai Kepala Subdit HKI dan Publikasi Dit Riset dan Kajian Strategis IPB (2008-2013) dan Kepala Subdit HKI dan Inovasi Dit Riset dan Inovasi IPB (2014-2015), saat ini Beliau menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Hewan IPB. Pada tahun 2012, Beliau menjadi sejarah penting dalam kehidupan Hendra, yaitu menjadi saksi pernikahan Hendra dan Annie di Semarang.

Prof Deni Noviana adalah rekan kerja Hendra dan tim KI IPB. Pada tahun 2011, Hendra bersama Prof Deni mengikuti JICA Group Training “Coordinator Training for Tertiary Education-Industry-Government (T-I-G) Link to Develop Local Industry Sector” di Toyohashi University of Technology, Jepang. Bersama beliau dan tim KI IPB, IPB meraih beberapa penghargaan KI dan inovasi, diantaranya Penghargaan Nasional KI untuk kategori “Perguruan Tinggi dengan Pendaftaran Paten Terbanyak” tahun 2012 dari KemenkumHAM RI, Penghargaan Nasional KI kategori “Perguruan Tinggi dengan Komersalisasi Paten Terbanyak” tahun 2015 dari KemenkumHAM RI, dan penyumbang terbanyak karya inovasi Indonesia paling prospektif versi Business Innovation Center (BIC). Hendra harap Beliau akan terus menjadi bagian dari tim pengembangan dan kemajuan KI IPB dan Indonesia.

Sekali lagi Hendra ucapkan SELAMAT buat PROF DENI NOVIANA atas orasi ilmiahnya, semoga dapat terus berkarya khususnya di bidang keilmuannya untuk kemaslahatan umat manusia, hewan dan lingkungan…

Posted in Post | 2 Comments

Pelatihan Paten Kemristekdikti di Semarang

IMG_20170722_100254~2IMG_20170722_100651

Hendra menjadi fasilitator dan narasumber pada Pelatihan Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Berpotensi Paten yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) dilaksanakan pada tanggal 10 – 12 Juli 2017 di Semarang. Pada pelatihan tersebut, Hendra menyampaikan materi “Penulisan Spesifikasi Dokumen Paten atau Deskripsi Paten”. Diskusi dan konsultasi juga dilakukan pada sesi klinik penulisan deskripsi paten untuk memberikan saran dan revisi atas draft deskripsi paten yang ditulis oleh peserta.

 

Posted in Post | 1 Comment

Peran Strategis Sentra KI dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

oleh: Mhd Hendra Wibowo[1]

“Indonesia Kreatif dan Mandiri Teknologi melalui Pendayagunaan Kekayaan Intelektual (KI)” adalah cita-cita yang wajar saja, namun untuk meraihnya diperlukan kerja keras berbagai pihak.

Continue reading

Posted in Artikel KI, Post | 1 Comment