IPB Raih 3 Penghargaan pada HAKTEKNAS 2017

Alhamdulillah wa syukurillah, segala puji bagi Allah dan bersyukur kepada Allah SWT, lengkap sudah penghargaan yang diterima oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) di bidang Kekayaan Intelektual (KI) dan inovasi, khususnya selama dua periode (2008-2012 dan 2013-2017) kepemimpinan Prof Dr Herry Suhardiyanto (Rektor IPB), Prof Dr Anas M Fauzi (Wakil Rektor bidang Riset dan Kerjasama IPB), dan Prof Dr Iskandar Z Siregar (Direktur Riset dan Inovasi IPB). Pada puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) yang ke-22, 10 Agustus 2017, di Makassar – Sulawesi Selatan, IPB meraih tiga penghargaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), yaitu anugerah Widyapadhi, Sentra KI Perguruan Tinggi Produktif, dan Perguruan Tinggi Mitra Peneliti Asing Terbaik.

rektor-ipb-herry-suhardiyanto-kanan-menerima-anugerah-widya-padhi-_170810201229-971

Anugerah Widyapadhi merupakan bentuk apresiasi Kemristekdikti bagi Perguruan Tinggi yang telah melakukan upaya produksi penelitian dan pengembangan nasional menjadi produk inovasi, fasilitas pusat inovasi, lembaga training of trainer (TOT), lembaga inkubasi dan kerjasama dengan industri. Anugerah Widyapadhi 2017 diberikan kepada tiga perguruan tinggi, dimana urutan pertama diraih oleh IPB, tempat kedua diraih oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih tempat ketiga. Anugerah tersebut diterima langsung oleh Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto dari Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Moh Nasir, disaksikan Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla, serta tokoh teknologi negeri ini, Prof BJ Habibie. Dua penghargaan lainnya yang diterima oleh IPB pada HAKTEKNAS ke-22, yaitu Sentra KI Perguruan Tinggi Produktif dan Perguruan Tinggi Mitra Peneliti Asing Terbaik merupakan gelar yang dipertahankan IPB, dimana pada HAKTEKNAS ke-21 (tahun 2016) di Solo, IPB juga meraih penghargaan untuk kategori yang sama.

Hakteknas 2 Hakteknas 1 Hakteknas 3

Pada tahun yang sama dan tahun-tahun sebelumnya, IPB telah meraih beberapa penghargaan terkait KI dan inovasi baik dari Kemristekdikti maupun dari Kementerian Hukum dan HAM RI (Kemkumham). Menteri Hukum dan HAM RI memberikan penghargaan kepada IPB untuk kategori “Perguruan Tinggi dengan Pendaftaran Paten Terbanyak” pada tahun 2012 dan “Perguruan Tinggi dengan Komersalisasi Paten Terbanyak” pada tahun 2015. Pada tahun 2017, PT Bogor Life Science and Technology (PT BLST) yang merupakan perusahaan induk IPB (holding company of IPB) menerima anugerah KI dari World Intellectual Property Organization (WIPO) melalui Menteri Hukum HAM RI untuk kategori “WIPO IP Enterprise Trophy”.  Tahun 2016 IPB meraih penghargaan dari Kemristekdikti untuk kategori “Sentra KI Terproduktif” dan “Kerjasama Peneliti Asing”.

Tiga penghargaan terakhir menjadi kado terindah bagi IPB, khususnya diakhir kepemimpinan Prof Dr Herry Suhardiyanto sebagai Rektor IPB, Prof Dr Anas M Fauzi sebagai Wakil Rektor bidang Riset dan Kerjasama IPB, dan Prof Dr Iskandar Z Siregar sebagai Direktur Riset dan Inovasi IPB. Semua yang telah diraih tersebut tentu saja tidak terlepas dari peran serta berbagai pihak (stakeholder) di IPB, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Direktorat Pengembangan Bisnis (Ditbangnis), Fakultas dan Pusat Studi, serta unit kerja lainnya. Lebih khusus peran dari para inovator IPB, upaya dan kerja keras para inovator dalam melakukan dan menghasilkan riset dan inovasi yang menghantarkan IPB meraih berbagai penghargaan tersebut. Semoga IPB dapat terus berkarya menghasilkan berbagai riset dan inovasi untuk kemaslahatan manusia, lingkungan, serta pembangunan Indonesia dan dunia yang lebih baik. JAYALAH IPB KITA……

This entry was posted in Post. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *